Harga BBM Naik, Orang Miskin Tidak Bertambah

Masih ingat dengan statement di atas? Pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang pejabat negara di saat merebaknya isu kenaikan harga BBM.

Saya kok sangsi dengan pernyataan pejabat tersebut. Di pikiran saya yang awam ini, jelas tergambar bahwa apabila harga BBM dinaikkan maka harga barang-barang juga ikut-ikutan naik karena salah satu komponen untuk menetapkan harga barang adalah biaya/ongkos transportasi. Biaya transportasi tersebut adalah sasaran langsung dari kenaikan harga BBM. Pemerintah boleh mengklaim bahwa biaya transportasi hanya boleh naik sebesar 7 dan maksimal 15%. Tapi pada kenyataannya biaya transportasi naik di kisaran 25%.

Pemerintah juga menyatakan bahwa kenaikan biaya transportasi sebesar (katakanlah) 15% akan menyebabkan harga barang-barang naik sebesar 5%. Tapi lagi-lagi kenyataan berbicara lain, harga barang-barang naik melebihi besaran yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dengan realita yang ada, jumlah rakyat miskin diperkirakan akan bertambah. Salah satu studi menyebutkan bahwa tingkat kemiskinan akan melonjak menjadi sekitar 52 juta jiwa (25,4%) dari 36,6 juta jiwa (16,85%). Lalu mengapa pemerintah still pede (yakin) bahwa jumlah orang miskin tidak bertambah? Apakah program sistematis dan simultan untuk masyarakat miskin dapat mencegah hal tersebut?

Apabila tingkat kemiskinan masyarakat diukur dari tingkat pendapatan yang diperoleh, maka kemungkinan pernyataan pemerintah tersebut bisa dipercaya. Tapi (lagi-lagi tapi) mengukur tingkat kemiskinan berdasarkan pendapatan bukanlah perkara gampang karena mereka yang miskin umumnya bekerja di sektor informal dengan penghasilan yang fluktuatif. Dengan hanya menggunakan kriteria pendapatan, validitas data yang diperoleh sangat rendah (apalagi data yang digunakan adalah data tahun 2005).

Ada baiknya pemerintah menggunakan pendekatan lain. Pendekatan yang bisa ditempuh antara lain dengan menggunakan indikator-indikator kualitas tempat tinggal, akses air bersih, pendidikan anggota keluarga, adanya balita dengan gizi buruk, dan kualitas makanan yang dikonsumsi. Saya yakin apabila pendekatan ini yang digunakan, hitungan jumlah rakyat miskin akan bertambah dan pemerintah akan semakin pusing tujuh keliling.

One thought on “Harga BBM Naik, Orang Miskin Tidak Bertambah

  1. Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca. Anda bisa lebih mempromosikan artikel Anda di infoGue.com dan jadikan artikel Anda Topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia. Tersedia segera plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!

    http://ekonomi-indonesia-bisnis.infogue.com
    http://ekonomi-indonesia-bisnis.infogue.com/harga_bbm_naik_orang_miskin_tidak_bertambah

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s