The Netbook Candidates

Untuk keperluan mengetik dan browsing internet, saya berencana untuk membeli sebuah netbook. Di pasaran tersedia beraneka macam netbook, dari netbook produksi luar negeri sampai dengan “produksi dalam negeri” dapat dengan mudah kita temukan. Agar memperoleh netbook yang baik dan memuaskan hati, maka saya melakukan riset kecil-kecilan guna mengumpulkan informasi tentang kelebihan dan kekurangan tiap-tiap netbook. Saya batasi pencarian hanya pada netbook dengan layar 10″ dengan alasan :

1. Pada layar sebesar itu, huruf atau tulisan yang muncul masih nyaman untuk dibaca.

2. Memiliki berat sekitar 1 kg yang notabene lumayan ringan untuk dibawa bawa.

Dan di bawah ini adalah para kandidat netbook yang sempat mencuri perhatian saya.

1. Asus Eee PC 1000H : spesifikasi dan review.

2. Lenovo Ideapad S10 : spesifikasi dan review.

3. MSI Wind U 100 – Black : spesifikasi dan review.

Notebook apa Netbook?

Pertanyaan tersebut sering muncul di benak banyak orang. Mereka terpaksa harus berpikir keras untuk menentukan apakah notebook/laptop atau netbook yang harus ditebus. Sebelum ikut-ikutan bingung sebaiknya perhatikan hal-hal sebagai berikut.

Definisi (saya kutip definisi notebook dan netbook dari Wiki):

A laptop computer or notebook computer is a small mobile computer, typically weighing 3 to 12 pounds (1.4 to 5.4 kg), although older laptops may weigh more. Laptops usually run on a single main battery or from an external AC/DC adapter that charges the battery while it also supplies power to the computer itself, even in the event of a power failure.

Netbook was re-introduced by Intel in February 2008 to describe a category of small-sized, low-cost, light weight, lean function subnotebooks optimized for Internet access and core computing functions (e.g., word processing) — either directly from applications installed on the netbook itself or indirectly, via cloud computing.

Dari definisi tersebut, jelas terlihat bahwa:

Fungsi : fungsi notebook lebih luas, sedangkan fungsi netbook hanya terbatas pada pekerjaan dasar (seperti mengetik dan internet).

Dimensi : notebook memiliki ukuran yang lebih besar daripada netbook.

Berat : notebook lebih berat dibanding netbook.

Harga : Harga notebook biasanya lebih mahal dibandingkan harga netbook.

Kesimpulan : netbook hanya cocok bagi mereka yang hanya memerlukan portable computer untuk melakukan pekerjaan sederhana (mis. nge-tik dan browsing) dan mereka yang memiliki mobilitas yang tinggi.

Dari kesimpulan di atas, sudah jelas peruntukan dari netbook. Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah termasuk ke dalam segmen manakah anda? Tentunya anda sendiri yang dapat menjawab pertanyaan tersebut.

13 Cara Menghemat Listrik

Cara-cara berikut ini dapat dilakukan untuk menghemat tagihan rekening listrik PLN.

1. Gunakan lampu hemat energi yang berunjuk kerja hampir sama daya terangnya lampu pijar.

2. Hindari pemakaian lampu TL dengan ballas kawat.

3. Bersihkan armatur lampu dan kaca penyebar sinar.

4. Atur suhu penyejuk ruangan (AC) pada suhu 26 derajat.

5. Gunakan kapasitas pendingin ruangan sesuai dengan luar ruangan.

6. Gunakan bak penampung air, agar dapat menghemat listrik singga 20%.

7. Gunakan water level control atau pelampung bak penampung air.

8. Matikan TV jika tidak digunakan, hindari mematikan TV dari remote control.

9. Matikan dan cabut alat charger telepon genggam jika tidak digunakan.

10. Atur dan kecilkan volume suara radio, TV, dan tape recorder pada ukuran yang wajar.

11. Jika menanak nasi dengan rice cooker sebaiknya gunakan air panas atau hangat, agar hemat listrik.

12. Atur penggunaan tingkat panas pada setrika anda dan lakukan pekerjaan menyetrika sekaligus.

13. Matikan seluruh peralatan listrik anda sebelum meninggalkan rumah/ruangan anda.

Sumber : Rubrik PLN Menjawab di Koran Tempo

Pelumas Rantai Sepeda

Bagian sepeda yang perlu dilumasi adalah rantai. Pelumas yang digunakan adalah pelumas khusus untuk rantai sepeda dan kita dapat membelinya di toko-toko sepeda terkemuka.  Namun sayangnya, harga minyak pelumas tersebut lumayan mahal. Nah, di sini saya akan memberikan alternatif minyak pelumas yang dapat kita gunakan untuk melumasi rantai. Minyak pelumas yang saya pakai adalah minyak mesin jahit dengan merek SINGER. Mau tau harganya? Cuman 5 ribu perak…

Mencuci Sepeda ver. Murah Meriah

Bersepeda di akhir pekan melewati jalan-jalan di pedesaan memang sangat menyenangkan. Udara yang segar suasana yang tenang, dan kicauan burung selalu menemani perjalanan. Namun demikian, pekerjaan besar telah menanti saat kita tiba kembali di rumah yaitu mencuci sepeda.

Mencuci sepeda merupakan hal yang wajib dilakukan setelah kita memakai sepeda. Apalagi kalau dalam perjalanan kita melewati jalur yang berlumpur, yang menyebabkan ban sepeda berbentuk seperti donat. Terdapat 2 pilihan yaitu mencuci sendiri atau menggunakan jasa pencucian. Saya lebih memilih mencuci sendiri karena:

1. Hasil pencucian lebih bersih karena dilakukan dengan lebih berhati-hati dan teliti.

2. Saat pencucian dapat dilakukan pengecekan terhadap kondisi sepeda, apakah ada bagian-bagian yang aus, kendor atau retak.

3. Dapat menimbulkan rasa “kesatuan” antara pemilik dengan sepedanya.

Alat-alat yang dibutuhkan antara lain:

1. Air (wajib hukumnya…).

2. Selang atau ember + gayung.

3. Kain lap atau spon halus, digunakan untuk meratakan shampoo ke seluruh bagian sepeda.

4. Shampoo motor/mobil, kalau ga ada bisa diganti dengan shampoo biasa.

5. Sikat sepatu (saya memakainya karena memiliki rambut yang lembut), digunakan untuk membersihkan ban.

6. Sikat gigi bekas + lidi, untuk membersihkan sela-sela FD, RD, dan sprocket.

7. Kanebo untuk mengeringkan.

Demikian cara mencuci sepeda versi murah meriah dari saya. 🙂

35 Pertanyaan Umum dalam Wawancara

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang seringkali ditanyakan oleh pewawancara kepada seseorang pencari kerja / calon karyawan.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi wawancara, bacalah pertanyaan berikut ini, dan tuliskan jawaban anda pada sehelai kertas.

1. Apakah tujuan dan sasaran jangka pendek serta jangka panjang anda, mengapa anda mau mencapai tujuan tersebut, dan bagaimana anda mempersiakan diri untuk mencapai hal itu ?
2. Apakah tujuan khusus anda, selain tujuan yang ada hubungannya dengan pekerjaan ? Sudahkah anda mempersiapkan diri untuk 10 tahun mendatang ?
3. Bagaimana anda melihat diri anda dalam 5 tahun yang akan datang ?
4. Apa yang menjadi tujuan jangka panjang anda ?
5. Apa rencana anda untuk mencapai tujuan tersebut ?
6. Imbalalan apa yang anda inginkan terutama dari usaha/pekerjaan anda ?
7. Apakah yang anda inginkan tersebut dapat diraih dalam waktu 5 tahun ?
8. Mana yang lebih penting bagi anda: uang atau imbalan lain dari pekerjaan tersebut ?
9. Bagaimana anda menggambarkan diri anda sendiri ?
10.Mengapa saya harus mempekerjakan anda ?
11.Kualifikasi apa yang anda miliki yang membuat anda
beranggapan bahwa anda akan berhasil dalam bekerja ?
12.Bagaimana anda mengevaluasi keberhasilan anda ?
13.Menurut anda, apa yang dapat dilakukan perusahaan agar berhasil ?
14.Dengan cara bagaimana anda dapat memberikan kontribusi kepada perusahaan ?
15.Kualitas – kualitas apa yang harus dimiliki oleh manajer agar ia dapat menjadi manajer yang baik ?
16.Apakah anda mempunyai rencana untuk melanjutkan studi ?
17.Apakah anda menganggap nilai yang anda peroleh merupakan indikasi yang baik dari prestasi akademik yang anda miliki ?
18.Pengalaman apa yang telah anda dapatkan dalam berbagai kegiatan extrakurikuler.
19.Jenis lingkungan kerja seperti apa yang paling menyenangkan bagi anda ?
20.Bagaimana kalau anda bekerja dibawah tekanan ?
21.Jam kerja paro waktu mana yang paling anda sukai ? Mengapa ?
22.Setelah lulus dari perguruan tinggi, pekerjaan seperti apa yang ideal menurut anda ?
23.Mengapa anda memutuskan untuk mencari pekerjaan disuatu perusahaan ?
24.Apa yang anda ketahui mengenai kondisi kehidupan suatu perusahaan ?
25.Kriteria apa yang anda gunakan untuk menilai perusahaan yang menjadi sasaran anda ?
26.Apakah anda mempunyai pilihan kota atau negara tertentu untuk anda bekerja / tinggal ? Apa alasan anda ?
27.Bersediakah anda ditempatkan dikota lain ? Apakah pemindahan itu akan mengganggu anda ?
28.Apakah anda bersedia menjalani masa pendidikan minimal 6 bulan ?
29.Mengapa anda berpikir bahwa anda akan menyukai kehidupan masyarakat dilingkungan sekitar perusahaan ?
30.Apakah permasalahan utama yang pernah anda hadapi dan bagaimana anda menanganinya ?
31.Apa yang anda pelajari dari kesalahan – kesalahan yang pernah anda lakukan ?
32.Bidang atau mata kuliah apa yang paling anda sukai ? Mengapa ?
33.Bidang atau mata kuliah apa yang paling tidak anda sukai ? Mengapa ?
34.Menurut anda, bagaimana pandangan teman atau guru mengenai diri anda ?
35.Jelaskan pengalaman anda yang paling menyenangkan selama diperguruan tinggi.

8 Pertanyaan Jebakan Saat Wawancara

Tangan Anda mendadak berkeringat dingin hanya karena berpikir waktu wawancara makin dekat? Anda tidak sendirian, kok.

Sebagian besar dari pemburu pekerjaan mengakui mengalami perasaan yang beraneka ragam, mulai dari perasaan tidak tenang sampai kepada rasa panik yang berlebihan. Supaya tidak panik, ikuti beberapa tip sederhana berikut ini.
Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Persiapan yang baik akan memberikan rasa percaya diri dan mengurangi kegelisahan Anda. Tuliskan draft jawaban untuk pertanyaan yang paling sering diajukan wawancara dan praktekkan cara Anda menjawab dengan suara yang keras. Anda pun harus mengetahui mengenai latar belakang perusahaan tersebut. Selain itu, siapkan juga beberapa pertanyaan untuk diajukan kepada pewawancara. Hal ini memperlihatkan kepada pewawancara bahwa Anda memang tertarik pada posisi yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.
Ini mungkin remeh, tapi tak kalah penting; pastikan Anda mengetahui alamat dan lokasi perusahaan tersebut dengan baik, jangan sampai Anda terlambat karena tersesat.
Walau pertanyaan yang diajukan bervariasi, biasanya ada beberapa pertanyaan yang umum ditanyakan pada saat wawancara. Dengan membaca pertanyaan-pertanyaan berikut ini dan Anda mengembangkan jawabannya yang pas, maka Anda sudah memiliki permulaan yang baik.

1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?
Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.

2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.

3. Apa kelemahan utama Anda?
Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.

4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?
Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.

5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?
Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.

6. Prestasi apa yang dibanggakan?
Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

7. Berapa gaji yang Anda harapkan?
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.

8. Bisa ceritakan mengenai diri Anda?
Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda.

Sumber: Nova